Setiap hari memiliki cerita.
Examen adalah doa untuk meninjau kembali pengalaman dengan penuh kesadaran. Doa ini membantu menemukan kehadiran Tuhan dalam hidup yang sedang kamu jalani.
Dalam keheningan, pandangan menjadi lebih jernih.
Aplikasi untuk doa harianmu
Aplikasi ini dibuat agar examen ignasian mudah diakses, praktis, dan bermakna bagi dunia masa kini.
Baik kamu baru mulai berdoa maupun sudah berpengalaman dalam kehidupan rohani, aplikasi ini menawarkan kerangka sederhana untuk refleksi, penegasan rohani, dan pertumbuhan pribadi.
Praktik examen setiap hari dapat membantumu mengenal diri lebih dalam, memperdalam relasi dengan Tuhan, dan belajar menemukan Tuhan dalam segala hal.
Pengantar examen
Examen untuk beragam situasi dan tema kehidupan
Daftar examen favoritmu sendiri
Tema terang dan gelap
Pilihan musik pengiring meditasi
Ukuran huruf yang dapat disesuaikan
Examen terpandu*
Tautan ke podcast, video, dan panduan*
Statistik waktu yang digunakan untuk examen
Tersedia dalam lebih dari 15 bahasa
Aplikasi menghormati privasimu**
* Examen terpandu dan konten daring terkait hanya tersedia dalam bahasa tertentu.
** Aplikasi tidak mengirimkan atau membagikan data pengguna. Statistik hanya tersimpan di perangkatmu.
Lihatlah
aplikasinya
Tampilan sederhana yang membantumu berhenti sejenak dan bersama Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Hari yang sama.
Pandangan lebih dalam.
Syukur lebih besar.
Daftar examen
- Pengantar Examen
- Examen tradisional
- Aku dan media sosial
- Examen kontemplatif
- Bebas atau tidak bebas?
- Memohon rahmat
- Relasi
- Menemukan kebenaran yang tersembunyi
- Makna kehadiran
- Perubahan batin
- Apakah aku siap untuk mati hari ini?
- Luka batin
- Tentang kebiasaan
- Ketakutan, ketergantungan, kontrol, dan tuntutan
- Tuhan dalam sesama
- Pikiran, perkataan, dan perbuatanku
- Emosi dan perasaanku
- Rasa Syukur
- Pujian, penghormatan, pelayanan
- Relasiku dengan Tuhan, sesama, dan diri sendiri
- Menguras atau mengisi energi hidup
- Mengambil keputusan
- Sikapku terhadap orang lain
- Penolakan, inspirasi, dan keinginanku
- Kejutan hari ini
- Terima kasih, Tuhan, atas…, ampuni aku, tolong aku!
- Ketakutan terbesarku
- Relasiku dengan Tuhan
- Apakah aku memilih hidu atau kematian?
- Tempat, benda, dan aktivitas hari ini
- Refleksi pertemuan hari ini
- Apa yang aku cari?
- Masa lalu, masa kini, masa depan
- Kelemahan-kelemahanku
- Momen-momen terpenting
Aplikasi Examen Ignasian terinspirasi oleh buku karya Mark Thibodeaux SJ, yang terjemahan Cekonya juga diterbitkan oleh penerbit Refugium.
Langkah-langkah berdoa examen
Kehadiran Tuhan
Aku mencari tempat yang tenang, menenangkan diri, dan menyadari bahwa aku masuk ke dalam hadirat Tuhan: “Engkau menyelidiki dan mengenal aku.”
Menghayati rasa syukur
Aku mengingat satu atau dua peristiwa sepanjang hari yang telah berlalu, ketika Tuhan hadir bagiku secara istimewa. Aku tidak mencari sebanyak mungkin peristiwa, tetapi berhenti pada peristiwa itu dan menghadirkannya kembali dalam ingatan. Aku bersyukur kepada Tuhan atas apa yang boleh kualami bersama-Nya.
Memohon terang
Aku memohon terang Roh Kudus agar dapat melihat hidupku dengan mata Tuhan, sebagaimana Ia melihat hidupku. Aku memohon agar mampu mengenali-Nya dalam hari yang telah berlalu dan menemukan bagaimana Ia berkarya dalam diriku. Aku juga memohon agar Ia memperjelas kesalahan-kesalahanku dan agar pandangan-Nyalah yang menyingkapkan kekuranganku.
Menyadari
Aku meninjau seluruh hari secara teratur, jam demi jam, dan memperhatikan kehadiran Tuhan sepanjang hari yang telah berlalu. Aku tidak masuk ke setiap detail, tetapi memperhatikan empat atau lima peristiwa utama hari itu. Bagaimana sikap batinku saat itu? Apa yang mendorongku bertindak demikian? Bagaimana peristiwa-peristiwa itu memengaruhiku? Pilihan utama seorang Kristen bukanlah antara yang baik dan yang jahat, melainkan antara yang baik dan yang lebih baik. Kita berkewajiban untuk selalu melakukan penegasan dan memilih yang lebih baik — itulah makna MAGIS ignasian. Di mana hatiku bernyanyi dan menari, di mana aku mengalami bertumbuhnya kehidupan, harapan, dan kasih? Sebaliknya, di mana kehidupan, kasih, dan harapan memudar dalam diriku?
Memohon pengampunan
Dari lubuk hatiku, aku memohon pengampunan Tuhan atas apa yang tidak berhasil kulakukan dengan baik — karena melupakan kehadiran-Nya dan menutup diri terhadap kasih-Nya.
Mengarahkan hati pada hari esok
Dengan percaya bahwa aku berada dalam tangan Tuhan, aku memohon rahmat kepada-Nya agar besok dapat mengikuti-Nya dengan lebih baik dan sedikit lebih penuh perhatian. Aku juga memohon agar dapat memperbaiki apa yang memisahkanku dari-Nya. Sebagai penutup, aku berdoa Bapa Kami dalam keheningan.
Doa dalam bahasamu
Satu aplikasi.
17 bahasa.
- Bahasa Arab
- Bahasa Ceko
- Bahasa Jerman
- Bahasa Inggris
- Bahasa Spanyol
- Bahasa Prancis
- Bahasa Kroasia
- Bahasa Hungaria
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Italia
- Bahasa Korea
- Bahasa Polandia
- Bahasa Rusia
- Bahasa Slovakia
- Bahasa Slovenia
- Bahasa Thai
- Bahasa Vietnam

